Cristiano Ronaldo Dapat Sanjungan Dari Legenda Madrid, Figo

Luis Figo memberikan suasana lain di Camp latihan Real Madrid kemarin, ia terlihat membaur dengan akrab dengan para pemain dan juga staff Madrid disana. Suasana rilex dan nyaman juga tercermin jelas ketika sang legenda memberikan wejangan dan juga ceramah kepada para pemain bintang El Real.

Raul Akan Bermain Di Liga Qatar

Klub asal Qatar, Al Saad telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan mendatangkan mantan penyerang timnas Spanyol, Raul pada awal musim depan.

Juventus juara tanpa cela

Juventus menjuarai Serie A musim 2011/2012 tanpa pernah mengalami kekalahan sekali pun. Dari 38 partai, Bianconeri menang 23 kali dan imbang di 15 laga.

SiapaKah Yang Mendapat Sepatu Emas Di Liga Eropa

CR 7 Dan Lionel Messi. Dua orang itu adalah mesin goal dua club besar spanyol. siapakah yang akan mendapatkan Sepatu emas Tahun ini.

Gaya Rambut Justin

Baru-baru ini beredar rumor yang menyebutkan bahwa Rihanna akan mengajak Chris Brown kolaborasi untuk menyanyikan single baru milik Rihanna. Rencananya, Rhanna akan merilis lagu ini pada tanggal 20 Februari 2011 bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

Tampilkan postingan dengan label kabupaten kuantan singingi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabupaten kuantan singingi. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 23, 2012

Mata Pencarian Penduduk Teluk Kuantan ( Kabupaten Kuantan Singingi)

Saya mau bercerita Sedikit  tentang Tempat saya tinggal, yaitu telukkuantan.

Sebagian besar daerah-daerah di Teluk Kuantan Kab. kuantan Singingi berfungsi sebagai sentra perkebunan Karet dan perkebunan Kelapa Sawit. Disamping itu, di sektor pertanian daerah ini juga memproduksi beraneka ragam komoditi antara lain Padi, Sayur-sayuran, dan buah-buahan seperti Jeruk, Rambutan, Mangga, Pisang dan lain-lain.

Kelapa sawit.

 Gambar 1.
 Gambar 2.



Di Telukkuantan Perkebuanan Kelapa sawir sudah tidak asing lagi,

Rabu, November 30, 2011

Teluk Kuantan ( Kabupaten Kuantan Singingi )


KABUPATEN KUANTAN SINGINGI


 Gambar Telukkuantan 

Saya Mau Cerita Sedikit ni tentang tempat Saya Tinggal, Sebelum saya Ke Telukkuantan, Saya tinggal Di jakarta , Setelah itu saya bersama Orang tua saya merantau Ke sebuah Kota Yang lumayan besar Di daeran Pekanbaru, Yaiutu Telukkuantan , Nah Sekarang Ini Saya Mau bercerita Sedikit tentang Telukkuantan,
Kabupaten Kuantan Singingi pada awalnya merupakan bagian dari Kabupaten Indragiri Hulu, namun setelah dikeluarkannya Undang-undang Nomor 53 tahun 1999, Kabupaten Indragiri Hulu dimekarkan menjadi 2 ( dua ) kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi dengan Ibu Kotanya berkedudukan di Teluk Kuantan.


Sedikit Cerita Tentang Telukkuantan :

Pada saat Kabupaten Kuantan Singingi menjadi sebuah Kabupaten defenitif yang terdiri dari 6 ( enam ) kecamatan dengan 151 pemerintahan Desa/Kelurahan, sebagai berikut :
  1. Kecamatan Kuantan Tengah.
  2. Kecamatan Singingi.
  3. Kecamatan Kuantan Mudik.
  4. Kecamatan Kuantan Hilir.
  5. Kecamatan Cerenti.
  6. Kecamatan Benai.
     
    Kabupaten Kuantan Singingi pada awalnya Hanya  6 ( enam ) kecamatan dimekarkan menjadi 12 ( dua belas ) kecamatan, kecamatan yang baru dimekarkan tersebut adalah : 
     
    1. Kecamatan Hulu Kuantan.
    2. Kecamatan Gunung Toar.
    3. Kecamatan Singingi Hilir.
    4. Kecamatan Pangean.
    5. Kecamatan Logas Tanah Darat.
    6. Kecamatan Inuman. 
    Di Kabupaten kuantan Singingi  Sudah Mengalami banyak Pergantian Bupati.
    Ini Adalah Daftar Bupati Kuansing :

    1. Drs. H. Rusdji S Abrus periode tahun 2000 – 2001
    2. Drs. H. Asrul Ja’afar periode 2001 – 2006
    3. H. Sukarmis periode tahun 2006 – sekarang 

    Bapak H. Sukarmis  Membawa Kuansing menjadi Lebih Baik , Karna Selama Beliau Menjadi Bupati Kuansing Banyak Kemajuan-kemajuan Yang sangat Pesat.

    Foto Bapak H. sukarmis

     
     
     
     

Minggu, Agustus 14, 2011

KEGIATAN RAMADHAN DI SEKOLAHKU DAN DI KAMPUNG HALAMAN KU


Hello teman semua.
Di hari ini tidak ada kata – kata indah selain mengucapkan Alhamdulillah hirabil alamin,
Karena beliaulah kita masih sehat walafiat di hari ini.




Teman semua saya mau sedikit perkenalan nich

Name               : Fahrulrozi
Ttl                    : Jakarta tanggal 08 - 12 - 1995
Sekolah            : SMKN 2 TELUKKUANTAN






Oya alhandulillah hari ini saya sehat…
Nah pasti teman semua sehat kan ?

Nah kalau sehat , yea alhamdulillah hirabil alamin,
Teman ini kan bulan suci ramadhan 1432 H.
Di bulan ramadhan ini semua umat muslim merayakanya ,
Teman semua pasti tahu kana pa itu puasa ?


Puasa adalah menahan lapar haus , nafsu dll, dari dari terbitnya matahari sampai terbenamnya mata hari.
di bulan inilah semua umat islam merayakan bulan yang penuh berkah ini,


Teman di hari ini saya mau posting tentang :



Teman tahu kan saya sekolah di mana?
Saya sekolah di SMK N2 TELUKKUANTAN
Di SMK N2 TELUKKUANTAN terkenal dengan sekolah yang disiplin.

 Teman yang mau saya jelaskan sekarang ini tentang kegiatan saya di sekolah terlebih dahulu :




di smk n2 telukkuantan selalu banyak kegiatan setiap hari
dari pagi maupun sore harinya ,

Di pagi hari ada kegiatan bulan ramadhan yang rutin,,

yaitu : - Pembacaan ayat suci al-qur'an
          -  lomba kultum/ ceramah
          - lomba menyayi religi
          - Pengarahan bapak kepala sekolah



Ini adalah peserta lomba ceramah dan lomba menyayi

                                      Ini adalah Peserta lomba di SMK N 2 TELUKKUANTAN


                                                      Ini adalah peserta yang sedang menyayi
 
                                                    Ini adalah foto kelas 11 dengan kelas 12

                              Ini adalah foto Anak 12 jurusan TKJ (teknik komputer dan jaringan)

                                                       Pembacaan Ayat suci AL-QUR'AN




Nah setelah selesai acara pagi hari itu,
Siswa SMK N2 TELUKKUANTAN semuanya langsung masuk ke kelas dan belajar seperti biasa di kelas masing masing.



Pada hari kamis tanggal 11-08-2011 ,, di kelas XI tkj 2 bapak yusfik hendri memberi pengarahan untuk kami,,,
 isi Pengarahan Bapak yusfik :   -       Tentang Lomba Blog..
                                                    -       Tentang keterampilan anak Tkj..


Ini adalah foto bapak yusfik  saat memberi pengarahan



Nah teman ini adalah teman- teman saya yang sedang mengisi waktu luang nya untuk bermain internet di LAB .INTERNET

                                                                              Ini adalah foto teman-teman saya



Beginilah aktivitas saya bersama teman mengisi waktu luang di bulan Ramadhan..
saya bersama Teman bermain internet untuk mengisi waktu luang ini...

 teman saya ada yang bermain facebook ada juga yang
merancang blogger untuk lomba di SMK N2 TELUKKUANTAN.. 
Lomba blogger ini di wajibkan bagi saya dan teman –teman tkj lainya,,


KEGIATAN SORE HARI SAAT BUKA BERSAMA

Pada hari sabtu kemaren tanggal 13-08-2011 di SMK N2 TELUKKUANTAN mengadakan buka bersama, pada pukul 04:00 siswa dan guru harus sudah ada di lingkungan sekolah, siswa di wajib kan untuk membawa nasi untuk berbuka,,
 dan pada saat waktu sudah berbuka semua siswa dan guru guru membuka makananya.
Dan di bawah ini adalah foto kepala sekolah danguru- guru SMK N2 TELUKKUANTAN:



Foto bapak ibu guru dan bapak kepala sekolah



Foto bapak ibu guru dan bapak kepala sekolah




                                                 Foto bapak ibu guru dan bapak kepala sekolah

 
Beginilah kompaknya bapak ibu guru dan bapak kepala sekolah..

teman pada hari senin tanggal 15 bulan agustus 2011 saya bersama teman teman jurusan tkj yang sedang buka bersama di lapangan basket  SMK N2 TELUKKUANTAN , 
saya sangat senang sekali karena baru tahun ini semua jurusan dari kelas 1-3 buka bersama bareng bareng , waktu itu yang buka bersama sangat rame banget kelas satu ada 3 lokal, kelas 2 ada dua lokal, dan kelas 3 ada tiga lokal juga, dalam hal ini adalah agar siswa tkj semua bersilaturahmi dari yang satu dengan yang lainya
teman semua mau tahu kayak mana buka bersamanya berlangsung


                                      ini adalah foto 2 tkj1 dan di belakang nya itu adalah 2 tkj 2
 ini adalah foto bapak yusfik bersama anak 3 tkj
ini adalah foto bapak bkharuddin bersama anak 3 tkj



KEGIATAN SAYA DI HALAMAN RUMAH



Nah teman teman saya mau menceritakan tentang kegiatan saya saat di rumah



saya saat menunggu buka puasa di halaman rumah,
Nah beginilah aktivitas saya pada saat menunggu bika puasa,,
Saya selalu bermain bola bersama dengan teman di halaman rumah saya ...



Walaupun maen bola itu capek   tetapi kami tetap heppy dengan teman-teman bermain bola, karena sambil nunggu buka puasa ,dari pada tidur ga ada gunanya,

dan kalau kita olah raga setiap hari badan kita pasti akan sehat tetapi kalau kita tidur saja pasti akan lemes.








Nah setelah berbuka puasa pasti kita semua shalat terawih di masjid,
Saya berangkat dari rumah jam 07:30 ,


Setelah sampai di masjid saya langsung mengambil air wudhu,,
Setelah itu saya masuk kedalam masjid, setelah itu saya sholat isa berjama’ah.
Setelah sholat isa saya mendengarkan ceramah agama,





Ini adalah foto bapak muklas yang mengisi ceramah




Dan ini adalah foto saya saat solat terawih berjamaah


Nah teman semua itu adalah cerita singkat tentang aktivitas saya saat bulah ramadhan
By : Fahrulrozi





Jumat, Juni 17, 2011

Hotspot Gratis Kuantan Singingi



Hotspot Gratis Kuantan Singingi>>Kabar gembira buat seluruh Blogger Nusantara, Hotspot gratis tanpa batas…!!!!!! Khususnya Blogger Kuansing. Tidak hanya jaringan intranet, Pemda Kuansing juga menyediakan jaringan hotspot gratis, ini suatu bentuk keseriusan Pemda untuk menuju kabupaten Digital di Pulau Sumatera. Kalau di kota-kota besar seperti Pekanbaru hanya ada di Mal, Café, Hotel, dan Masjid Agung Annur, di Kuansing juga memiliki hotspot gratis tanpa batas yang terdapat di tempat umum yaitu di Taman Jalur, Lapangan Limuno dan disekitaran Komplek Perkantoran Pemda Kuansing, siapapun dapat mengaksesnya, tanpa password.

Jika di Pekanbaru layanan hotspot gratis hanya mampu melayani 128-384 KB/s bandwidth untuk sekian banyak pengguna, di Kuansing menyediakan 1MB/s bandwidth. Penggunaan hotspot ini bebas, (bebas dengan syarat : ANDA SOPAN KAMI PUN SEGAN) maksudnya adalah situs porn di block oleh Admin, (ganyang porna aksi).
Bagi kawan-kawan di Kuansing yang ingin menikmati layanan ini, cukup bermodalkan laptop, kalau tidak punya, minjam juga boleh tuh… . Cuma masih ada kekurangannnya, pemda belum menyediakan colokan di Taman Jalur. Sekedar informasi (promosi kalllli…) kalau pengen OL di Lapangan Limuno, Sate Madura Pak Haji yang bersisian dengan Lapangan Limuno menyediakan colokan gratis buat anda, asal…. Beli satenya dink…. Seep…

Randai Kuantan



Gesekan Piual—Biola, hentakan pukulan Gondang dan tiupan lapri (Serunai), diiringi langkah tari merupsakan ciri khas tersendiri dari Randai Kuantan. Salah satu bentuk kesenian rakyat tradisional Kabupaten Kuantan Singingi. Randai Kuantan merupakan kesenian rakyat yang komunikatif, lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Kuantan. Randai Kuantan membawakan suatu cedrita yang sudah disusun sedemikian rupa dengan dialog dan pantun logat Melayu Kuantan, disertai lagu-lagu Melayu Kuantan sebagai paningkah babak-babak cerita.

Memang suatu pertunjukan kesenia rakyat yang membuat kita pun ingin ikut bergoyang melihatnya, bahkan mengelitik hati. Tak urung gelak tawa pun akan keluar dengan seketika. Cerita yang dibawakan biasanya sudah melekat di hati orang Rantau Kuantan, sehingga randai sudah begitu akrab di tengah-tengah masyarakat.

Tak di ketahui secara pasti, kapan randai mulai ada di daerah ini. Tetapi apabila menilik dari sejarah, maka randai ini telah ada semenjak zaman penjajahan Belanda dulu. Randai di pergerlarkan dalam acara pesta perkawinan, sunatan, doa padang, kenduri kampung dan acara lainnya yagn di anggap perlu untuk menampilkan Randai.

Biasnya dilaksanakan pada malam hari, memakan waktu 2 hingga 4 jam. Disinilah orang sekampung mendapat hiburan dan bisa bertemu dengan kawan-kawan dari lain desa.
Berhasilnya sebuah pertunjukan tidak terlepas dari peran serta pemain, pemusik dan penontonnya. Untuk sebuayh ceriata yang akan dibawakan biasanya memakan waktu latihan sekitar satu bulan atau lebih. Memang waktu latihannya tidak setiap hari, rutinnya hanya pada malam Ahad.

Tetapi apabila akan mengadakan pertunjukan maka waktu latihannya akan ditambah sesuai dengan kesepakatan bersama. Dengan jumlah anggota 15 sampai 30 orang untuk satu tim randai, terdiri dari penari, pemusik, dan tokoh dalam cerita. Jumlah tokoh tergantung cerita yang dibawakan. Biasanya jumlah pemusik tetap. Satu Piual, 2-3 gendang, satu peniup lapri.
Keunikan randai memang mempunyai daya tarik tersendiri dibandingkan denga kesenia rakyat lainnya yang hidup di Rantau Kuantan. Antara lain adalah, adanya tokoh wanita di perankan oleh laki-laki yang berpakaian wanita, dan sindiran-sindiran terhadap pejabat dalam bentuk pantun.
Tokoh wanita yang diperankan laki-laki ini dimaksudkan untuk menjaga adat dan norma-norma Agama. Karena latihan pada malam hari dan pertunjukan juga pada malam hari, sehingga kalau ada anak dara yang tampil ini merupakan suatu yang tabu bagi masyarakat. Selain itu juga untuk menjaga supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Sewaktu pementasan para Anak Randai membentuk lingkaran dan menari sambil mengelilingi lingkaran, sehingga pemain tidask berkesan berserakan dan terlihat rapi. Menyaksikan Randai Kuantan kita akan terbuai dan merasakan suasana kehidupan desa. Bermain, kebun karet, bergurau, bersorak sorai serta berbincang, tentu dengan lidah pelat Melayu Kuantan. Sehingga perantau yang pulang kampung ke Rantau Kuantan tak pernah melawatkan pertunjukan ini.
Untuk menyaksikan pertunjukan Randai Kuantan bukanlah hal yang sulit, karena Randai Kuantan sampai saat ini tetap banyak didapatkan di Rantau Kuantan, bahkan pada saat ini hampir setiap desa mempunyai kelompok randai.

Sebuah kelompok Randai juga mempunyai sutradara yang mengatur jalan cerita sebuah pertunjukan randai. Sutradara atau peramu cerita harus mempunyai wawasan yang luas terutama dalam hal pengembangan dialog dan pantun. Tidak hanya itu, dia sedikit banyak juga harus mengerti tentang peralatan alat musik yang digunakan. Disinilah sutrada dituntut untuk menampilkan yang terbaik. Sehingga penonton tidak merasa bosan dengan alur ceritanya.
Peran pemerintah untuk melastarikan kesenian tradisonal Kuantan ini memang ada. Terbukti dengan diperlombakannya kesenian ini pada setiap Festival Pacu Jalur di Teluk Kuantan. Disinilah mereka bisa menguji kemampuan kelompoknya untuk menjadi yang terbaik. selain itu pada Festival Budaya melayu (FBM) 1997 di Pekanbaru, randai juga diikutsertakan mewakili kontingen Inderagiri Hulu—sebelum mekar menjadi Kuantan Singngi.

Masyarakat Rantau kuantan sering kali mengadakan hajatan dengan mengundang sebuah kelompok Randai. dengan demikian mereka tidak merasa jenuh dengan latihan saja, mereka juga akan mandapat masukan berupa uang lelah sebagai ucapan terima kasih. pPran masyarakat setempatlah yang sebenarnya paling dominan. sehingga Randai Kuantan tetap melekat dihati masyarakat.

Tinggi la Bukik si Batu Rijal
Tompek Batanam Si Sudu-sudu
Abang Kan Poi Adiak Kan Tinggal
Bajawek Solam Kito dahulu

Itulah sala satu pantun dalam Randai Kuantan yang bercerita tentang Ali Baba dan Fatimah Kayo. Cerita ini mengisahkan perjalanan hidup sepasang suami istri yang hidup di Kampung Kopah Teluk Kuantan.

Saat ini Randai Kuantan masih tetap eksis, malah telah samapai ke manca negara, dan punggawai oleh Fakhri Semekot dan kawan-kawan.

Masjid Raya Kota Teluk Kuantan


Masjid Raya Kota Teluk KuantanMasjid Raya Kota Teluk Kuantan, terletak di pusat Kota, samping Lapangan Limuno. Dan dekat dengan terminal Kota Teluk Kuantan yang baru. acara-acara besar keagaman diadakan di masjid ini. disamping terlihat dua orang ibu setelah menunaikan ibadah sholat Ashar berjamaah. warna hijau melambangkan keteduhan. Masjid ini terdiri atas dua tingkat. lantai dasar digunakan untuk beribadah, sedangkan lantai atas untuk belajar, Santri MDA.

Taman Kota Teluk Kuantan


taman+kota+teluk+kuantan

Kota Teluk Kuantan adalah ibu kota Kabupaten Kuantan Singingi (kuansing). Kota Teluk kuantan terletak ditepi Sungai kuantan. Wow.. terbayang ga… betapa indahnya Kota Teluk Kuantan ini. Apa lagi ditambah dengan kehadiran Taman Kota Teluk Kuantan yang terletak dipusat kota serta menghadap ke Sungai Kuantan. Suasana yang romantis dikala sang surya tenggelam ditembah angin sepoi-sepoi menerpa wajah. Tepian Sungai Kuantan ini bernama Tepian Narosa. Di tepian narosa ini ajang Pacu Jalur skala internasional digelar setiap tahunnya. Pacu Jalur adalah salah satu objek wisata unggulan riau.

Selain itu, kita bisa menikmati keindahan taman kota teluk kuantan ini sambil berselancar menggunakan serat fiber optic. Karena Taman Kota Teluk Kuantan ini mempunyai pasilitas hotspot gratis pemda kuansing berkecepatan 1MB/s. Suasana santai anda di Taman Kota Teluk Kuantan akan terasa lebih hidup karena anda bersantai sambil menembus relung dunia maya. Tentunya taman kota teluk kuantan ini akan membuat kita nyaman menghabiskan waktu sambil berdiskusi baik itu offline maupun online melalui chatbox ataupun ngeBlog.

taman+kota+teluk+kuantanSebentar lagi event internasional yakni Pacu Jalur akan digelar di Kota Teluk Kuantan pada bulan Juli dan Agustus mendatang. Ini adalah kesempatan kita semua untuk untuk menikmati keindahan Taman Kota teluk kuantan sekaligus event wisata budayanya.

Untuk menyaksikan event internasional ini kita semua tidak dipungut bayaran alias gratis. Jadi tunggu apa lagi. Saya pribadi siap membantu teman-teman yang berminat mengunjungi kota teluk kuantan dan menyaksikan secara langsung even wisata budaya berskala internasional ini.

Lambang Kabupaten Kuantan Singingi


Logo Kuansing,Lambang Kuansing,Lambang kabupaten Kuantan Singingi
Arti Lambang Daerah Kabupaten Kuntan Singingi
Lambang daerah adalah jati diri daerah yang dituangkan berupa simbol-simbol bermakna filosofis, hidup, dan dimiliki masyarakat dalam satu kesatuan yang saling mengikat satu sama lainnya.


Bentuk Pembagian Lambang
Lambang daerah Kabupaten Kuantan Singingi berbentuk perisai yang terbagi lima bagian yaitu :
1. Rantai berjumlah 45 yang melingkari seluruh lambing
2. Padi berjumlah 12 dan kapas berjumlah 10
3. Mesjid, Balai Adat, Jalur dengan air yang beriak lima lapis dalam lingkaran dan dikelilingi bintang berjumlah sembilan pada bagian kanan dan sembilan pada bagian kiri.
4. Pita berjumlah tiga disusun berupa penopang
5. Keris berhulu kepala “Burung Serindit”

Dalam lambang daerah pada pita yang horizontal ditulis kata “Basatu Nagori Maju” dengan warna hitam.

Arti Lambang
Lambang Daerah Kabuaten Kuantan Singingi berbentuk perisai dan terbagi lima bagian yaitu:
1. Mata Rantai tak terputus yang berjumlah 45 melambangkan Persatuan Bangsa yang diproklamsi-kan pada tanggal 17 Agustus 1945
2. Padi berjumlah 12, kapas berjumlah 10 dan Bintang berjumlah sembilan pada kanan dan kiri melambangkan kesejahteraan dan mengingatkan pada hari jadi Kabupaten Kuantan Singingi pada tanggal 12 Oktober 1999
3. Mesjid, Balai Adat, dan Bintang melambangkan keyakinan dan ketaatan serta budaya menjalankan perintah Agama
4. Jalur melambangkan kebesaran Rakyat Kuantan Singingi berbudaya tinggi, sedangkan riak air lima lapis melambangkan Kuantan Singingi kaya dengan sumber penghidupan dan Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia
5. Pita berjumlah tiga melambangkan persatuan dan kesatuan Rakyat Kuantan Singingi yang dinamis antara tiga unsur kemasyarakatan yaitu unsur Pemerintahan, unsur Adat, dan unsur Agama sebagai dasar pengembangan kehidupan Rakyat Kuantan Singingi yang dikenal dengan Tali Tigo Sapilin
6. Keris berhulu Kepala Burung Serindit melambangkan kepahlawanan Rakyat Kuantan Singingi berdasarkan pada kebijaksanaan dan kebenaran.

Warna Lambang
Warna utama yang dipergunakan adalah hijau, kuning, putih dan orange disamping sedikit menggunakan warna hitm dan biru.

Arti Warna
Lambang Daerah Kabupten Kuantan Singingi terdiri dari beberapa warna, yaitu:
1. Hijau melambangkan kesuburan
2. Kuning melambangkan kesejahteraan
3. Merah melambangkan keberenian
4. Putih melambangkan kesucian hati
5. Hitam melambangkan keteguhan hati
6. Biru melambangkan kreatifitas dan kecerdasan

Pacu jalur.


Pacu Jalur (Kuantan Singingi, Riau)

Asal Usul dan Perkembangan
Kuantan Singingi adalah sebuah daerah yang secara administratif termasuk dalam Provinsi Riau. Daerahnya banyak memiliki sungai. Kondisi geografis yang demikian, pada gilirannya membuat sebagian besar masyarakatnya memerlukan jalur1 sebagai alat transportasi Kemudian, muncul jalur-jalur yang diberi ukiran indah, seperti ukiran kepala ular, buaya, atau harimau, baik di bagian lambung maupun selembayung-nya. Selain itu, ditambah lagi dengan perlengkapan payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang) serta lambai-lambai (tempat juru mudi berdiri). Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan fungsi jalur menjadi tidak sekadar alat angkut, namun juga menunjukkan identitas sosial. Sebab, hanya penguasa wilayah, bangsawan, dan datuk-datuk saja yang mengendarai jalur berhias itu. Perkembangan selanjutnya (kurang lebih 100 tahun kemudian), jalur tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi dan simbol status sosial seseorang, tetapi diadu kecepatannya melalui sebuah lomba. Dan, lomba itu oleh masyarakat stempat disebut sebagai “pacu jajur”.

Pada awalnya pacu jalur diselenggarakan di kampung-kampung di sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, atau Tahun Baru 1 Muharam. Ketika itu setiap perlombaan tidak selalu diikuti dengan pemberian hadiah. Artinya, ada kampung yang menyediakan hadiah dan ada yang tidak menyediakannya. Lomba yang tidak menyediakan hadiah diakhiri dengan acara makan bersama. Adapun jenis makanannya adalah makanan tradisional setempat, seperti: konji, godok, lopek, paniaran, lida kambing, dan buah golek. Sedangkan, lomba yang berhadiah, penyelenggara mesti menyediakan empat buah marewa2 yang ukurannya berbeda-beda. Juara I memperoleh ukuran yang besar dan juara IV memperoleh ukuran yang paling kecil. Namun, dewasa ini hadiah tidak lagi berupa marewa tetapi berupa hewan ternak (sapi, kerbau, atau kambing).

Ketika Belanda mulai memasuki daerah Riau (sekitar tahun 1905), tepatnya di kawasan yang sekarang menjadi Kota Teluk Kuantan, mereka memanfaatkan pacu jalur dalam merayakan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang jatuh pada setiap tanggal 31 Agustus. Akibatnya, pacu jalur tidak lagi dirayakan pada hari-hari raya umat Islam. Penduduk Teluk Kuantan malah menganggap setiap perayaan HUT Ratu Wilhelmina itu sebagai datangnya tahun baru. Oleh karena itu, sampai saat ini masih ada yang menyebut kegiatan pacu jalur sebagai pacu tambaru. Kegiatan pacu jalur sempat terhenti di zaman Jepang. Namun, pada masa kemerdekaan pacu jalur diadakan kembali secara rutin untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia (17- Agustusan).

Pemain
Pacu jalur hanya dilakukan oleh para laki-laki yang berusia antara 15--40 tahun secara beregu. Setiap regu jumlah anggotanya antara 40--60 orang (bergantung dari ukuran jalur). Anggota sebuah jalur disebut anak pacu, terdiri atas: tukang kayu, tukang concang (komandan, pemberi aba-aba), tukang pinggang (juru mudi), tukang onjai (pemberi irama di bagian kemudi dengan cara menggoyang-goyangkan badan) dan tukang tari yang membantu tukang onjai memberi tekanan yang seimbang agar jalur berjungkat-jungkit secara teratur dan berirama. Selain pemain, dalam lomba pacu jalur juga ada wasit dan juri yang bertugas mengawasi jalannya perlombaan dan menetapkan pemenang.

Tempat Permainan
Pacu jalur biasanya dilakukan di Sungai Batang Kuantan. Sebagaimana telah dikatakan di atas, Sungai Batang Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di hilir, telah digunakan sebagai jalur pelayaran jalur sejak awal abad ke-17. Dan, di sungai ini pulalah perlombaan pacu jalur pertama kali dilakukan. Sedangkan, arena lomba pacu jalur bentuknya mengikuti aliran Sungai Batang Kuantan, dengan panjang lintasan sekitar 1 km yang ditandai dengan tiga tiang pancang.

Peralatan Permainan
Peralatan permainan dalam pacu jalur, tentu saja adalah jalur yang dibuat dari batang kayu utuh, tanpa dibelah-belah, dipotong-potong atau disambung-sambung. Panjang jalur antara 25--30 meter, dengan lebar ruang bagian tengah 11,25 meter. Bagian-bagian jalur terdiri atas: (1) luan (haluan); (2) talingo (telinga depan); (3) panggar (tempat duduk); (4) pornik (lambung); (5) ruang timbo (tempat menimba air); (6) talingo belakang; (7) kamudi (tempat pengemudi); (8) lambai-lambai/selembayung (pegangan tukan onjor); (9) pandaro (bibit jalur); (10) ular-ular (tempat duduk pedayung); (11) selembayung (ujung jalur berukir); dan (13) panimbo (gayung air). Jalur dilengkapi pula dengan sebuah dayung untuk setiap pemain.

Bagian selembayung dan pinggir badan jalur biasanya berukir dan diberi warna semarak. Motifnya bermacam-macam seperti: sulur-suluran, geometris, ombak, buruk dan bahkan pesawat terbang. Tiap-tiap jalur mempunyai nama seperti: Naga Sakti, Gajah Tunggal, Rawang Udang, Kompe Berangin, Bomber, Pelita, Orde Baru, Raja Kinantan, Kibasan Nago Liar, Singa Kuantan Sungai Pinang, Dayung Serentak, Keramat Jati, Panggogar Alam, Tuah di Kampuang Godang di Rantau, Ratu Dewa dan lain-lain. Tujuan dari pengukiran, pewarnaan dan pemberian nama pada setiap jalur tersebut adalah agar dapat “tampil beda” dari yang lain.

Untuk dapat membuat sebuah jalur-lomba yang biasanya mewakili desa, kecamatan atau kabupaten, harus melalui proses yang cukup panjang dan melibatkan banyak orang. Sebagai suatu proses, tentunya pembuatan jalur dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Berikut ini adalah tahap-tahap yang mesti dilakukan dalam pembuatan sebuah perahu yang oleh orang Kuantan Singingi disebut jalur.

Hal pertama yang dilakukan adalah menyusun rencana pembuatan jalur melalui musyawarah atau rapek kampung yang dihadiri oleh berbagai unsur seperti pemuka adat, cendekiawan, kaum ibu dan pemuda. Rapat ini biasanya dipimpin oleh seorang pemuka desa atau pemuka adat. Bila kesepakatan telah dicapai, maka kegiatan selanjutnya adalah memilih jenis kayu. Pohon yang dicari adalah banio atau kulim kuyiang yang panjangnya antara 25--30 meter dengan garis tengah antara 1½ --2 meter. Kedua jenis pohon tersebut disamping kuat, tahan air, juga dipercayai ada “penunggunya”. Setelah pohon yang memenuhi persyaratan ditentukan, maka penebangan pun dilakukan. Akan tetapi, sebelumnya diadakan semacam upacara persembahan kepada “penunggu” pohon agar pohon itu tidak hilang secara gaib.

Kayu yang sudah disemah oleh pawang, selanjutnya ditebang dengan kapak dan beliung. Setelah itu, kayu diabung (dipotong) ujungnya menurut ukuran tertentu sesuai dengan panjang jalur yang akan dibuat. Setelah diabung kedua ujungnya, kemudian kayu dikupas kulitnya dan diukir pada bagian haluan, telinga, dan lambung. Apabila jalur sudah terbentuk, maka langkah berikutnya adalah meratakan bagian depan (pendadan), yakni bagian atas kayu yang memanjang dari pangkal sampai ke ujung. Kemudian disusul dengan tahap mencaruk atau melubangi dan menghaluskan bagian dalam kayu dengan ketebalan tertentu. Selanjutnya menggaliak atau membalikkan dan menelungkupkan kembali jalur untuk dibentuk dan dihaluskan. Pekerjaan ini memerlukan perhitungan cermat sebab harus selalu menjaga ketebalan jalur agar dapat seimbang ketika berada di air. Cara mengukurnya antara lain dengan membuat lubang-lubang kakok atau bor yang kemudian ditutup lagi dengan semacam pasak. Setelah terbentuk, maka jalur dibalikkan kembali dan kemudian dilanjutkan dengan proses terakhir yaitu membuat haluan dan kemudi. Apabila haluan dan kemudi telah terbentuk, maka jalur akan dibawa ke kampung untuk diasapi dan disertai dengan upacara maelo jalur. Sebelum jalur diluncurkan ke sungai, ada suatu upacara lagi yang bertujuan agar jalur dapat berlayar dengan baik ketika sudah berada di air.

Aturan Permainan
Pacu jalur dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu: (1) pacu antarbanjar atau dusun; (2) pacu antardesa atau kelurahan; dan (3) pacu antarkecamatan yang ada di wilayah Kuantan Sengingi. Aturan dalam ketiga tingkatan perlombaan pacu jalur tersebut tergolong mudah, yaitu regu jalur yang dapat mencapai garis finish terlebih dahulu dari regu lain, dinyatakan sebagai pemenangnya. Pertandingan pacu jalur biasanya dilakukan dengan dua sistem yaitu: setengah kompetisi dan sistem gugur untuk menentukan pemenang pertama hingga keempat dan sepuluh besar.

Jalannya Permainan
Perlombaan, baik antardusun, antardesa, maupun antarkecamatan, diawali dengan membunyikan meriam. Meriam digunakan karena apabila memakai peluit tidak akan terdengar oleh peserta lomba, mengingat luasnya arena pacu dan banyaknya penonton yang menyaksikan perlombaan. Pada dentuman pertama jalur-jalur yang telah ditentukan urutannya akan berjejer di garis start dengan anggota setiap regu telah berada di dalam jalur. Pada dentuman kedua, mereka akan berada dalam posisi siap (berjaga-jaga) untuk mengayuh dayung. Dan, setelah wasit membunyikan meriam untuk yang ketika kalinya, maka setiap regu akan bergegas mendayung melalui jalur lintasan yang telah ditentukan. Sebagai catatan, ukuran dan kapasitas jalur serta jumlah anak pacunya (peserta) dalam lomba ini tidak dipersoalkan, karena ada anggapan bahwa penentu kemenangan sebuah jalur lebih banyak ditentukan dari kekuatan magis yang ada pada kayu yang dijadikan jalur dan kekuatan kesaktian sang pawang dalam “mengendalikan” jalur.

Dalam pertandingan jalur, apabila menerapkan sistem gugur, maka peserta yang kalah tidak boleh turut bermain kembali. Sedangkan para pemenangnya akan diadu kembali untuk mendapatkan pemenang utama. Namun apabila menggunakan sistem setengah kompetisi, setiap regu akan bermain beberapa kali dan pada akhirnya regu yang selalu menang hingga perlombaan terakhir akan menjadi juaranya.

Nilai Budaya
Nilai budaya yang terkandung dalam pacu jalur adalah: kerja keras, ketangkasan, keuletan, kerja sama dan sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari semangat para pemain yang berusaha agar jalurnya dapat mendahului jalur regu lain. Nilai ketangkasan dan keuletan tercermin dari teknik-teknik yang dilakukan oleh anggota sebuah regu dalam menjalankan jalur agar dapat melaju dengan cepat dan tidak tenggelam. Nilai kerja sama tercermin dari anggota regu yang berusaha bersama-sama mengendalikan jalur agar dapat melaju cepat dan memenangkan perlombaan. Nilai sportivitas tercermin tidak hanya dari sikap para pemain yang tidak berbuat curang saat berlangsungnya permainan, tetapi juga mau menerima kekalahan dengan lapang dada. (ali gufron)